<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title> &#187; Info</title>
	<atom:link href="/tag/info/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bawaslu-jambiprov.org</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Aug 2015 07:52:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=4.1.7</generator>
	<item>
		<title>Asnawi: Pengawas Pemilu wajib cermati DPT</title>
		<link>https://bawaslu-jambiprov.org/berita/asnawi-pengawas-pemilu-wajib-cermati-dpt.html</link>
		<comments>https://bawaslu-jambiprov.org/berita/asnawi-pengawas-pemilu-wajib-cermati-dpt.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2015 09:25:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Bawaslu Jambi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://bawaslu-jambiprov.org/?p=453</guid>
		<description><![CDATA[Jambi___Bawaslu Provinsi Jambi selanggarakan rapat koordinasi tahapan pemilu pada tanggal 3-4 Juni 2015 di Hotel Golden Harvest yang dihadiri seluruh Panwas Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi dan Kepala Dinas Dukcapil se Provinsi. Rakor ini diselenggarakan untuk menyiapkan Panwas Kabupaten/ Kota se-Pronvinsi Jambi dalam menghadapi tahapan pemilihan Gubernur, Bupati/ Walikota serentak di Provinsi Jambi Dalam sambutannya Ketua Bawaslu [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://flic.kr/p/uiF3u7"><img src="https://farm1.staticflickr.com/527/18577987662_69921b1e48_n.jpg" alt="Sambutan Dari Ketua Panitia" width="320" height="213" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jambi___</strong>Bawaslu Provinsi Jambi selanggarakan rapat koordinasi tahapan pemilu pada tanggal 3-4 Juni 2015 di Hotel Golden Harvest yang dihadiri seluruh Panwas Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi dan Kepala Dinas Dukcapil se Provinsi. Rakor ini diselenggarakan untuk menyiapkan Panwas Kabupaten/ Kota se-Pronvinsi Jambi dalam menghadapi tahapan pemilihan Gubernur, Bupati/ Walikota serentak di Provinsi Jambi<span id="more-453"></span></p>
<p style="text-align: justify;">
Dalam sambutannya Ketua Bawaslu Provinsi Jambi menekankan kesiapan Panwas dalam menghadapi tahapan pemilihan Gubernur, Bupati/ Walikota. &#8220;Kita harus mengawasi setiap lini tahapan, jangan sampai terlewatkan sedetikpun&#8221; tegas Fauzan.</p>
<p style="text-align: justify;">
Hadir sebagai narasumber yakni Ketua dan Pimpinan Bawaslu Provinsi Jambi. Dalam penyampaiannya Asnawi (Pimpinan Bawaslu Provinsi Jambi) menekankan agar panwas mencermati DPT. &#8220;DPT berpengaruh besar dalam sukses tidaknya pemilu, pengawas pemilu wajib cermati DPT&#8221; ujar asnawi.</p>
<p style="text-align: justify;">
Dalam kesempatan lain Pimpinan Bawaslu Provinsi Jambi Ribut Suwarsono menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi dengan stake holder terkait dengan DPT.</p>
<p><a href="https://flic.kr/p/tn3AQu"><img src="https://farm9.staticflickr.com/8839/17959786564_66e284d67c_n.jpg" alt="Sambutan dari Ketua Bawaslu" width="320" height="213" /></a></p>
<p><a href="https://flic.kr/p/u2tyxQ"><img src="https://farm1.staticflickr.com/309/18394683518_4e405597be_n.jpg" alt="Pesert Rakor" width="320" height="213" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://bawaslu-jambiprov.org/berita/asnawi-pengawas-pemilu-wajib-cermati-dpt.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jika Pemda Persulit Dukungan Anggaran, Bawaslu Bisa Rekomendasi Tunda Pilkada</title>
		<link>https://bawaslu-jambiprov.org/berita/jika-pemda-persulit-dukungan-anggaran-bawaslu-bisa-rekomendasi-tunda-pilkada.html</link>
		<comments>https://bawaslu-jambiprov.org/berita/jika-pemda-persulit-dukungan-anggaran-bawaslu-bisa-rekomendasi-tunda-pilkada.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2015 20:20:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Haryadi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://bawaslu-jambiprov.org/?p=439</guid>
		<description><![CDATA[Karangasem, Badan Pengawas Pemilu – Memasuki tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2015, masih ada 176 pemerintah daerah yang belum menandatangani nota perjanjian hibah daerah (NPHD) anggaran pengawasan untuk panitia pengawas kabupaten/kota dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) provinsi. Bawaslu RI menyatakan, jika terdapat indikasi bahwa pemda mempersulit dukungan terhadap penyelenggaraan Pilkada, Bawasalu dapat mengeluarkan rekomendasi [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" src="http://bawaslu.go.id/sites/default/files/styles/foto_berita_full/public/foto_berita/untitled-1-3.jpg?itok=I9tTzY8z" alt="" width="720" height="410" /></p>
<div class="field field-name-body field-type-text-with-summary field-label-hidden">
<div class="field-items">
<div class="field-item even">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Karangasem, Badan Pengawas Pemilu – Memasuki tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2015, masih ada 176 pemerintah daerah yang belum menandatangani nota perjanjian hibah daerah (NPHD) anggaran pengawasan untuk panitia pengawas kabupaten/kota dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) provinsi. Bawaslu RI menyatakan, jika terdapat indikasi bahwa pemda mempersulit dukungan terhadap penyelenggaraan Pilkada, Bawasalu dapat mengeluarkan rekomendasi penundaan tahapan pilkada.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kalau ada daerah yang sulit, atau ada indikasi mempersulit dukungan, atau tidak serius dalam mendukung penyelenggaraan pilkada dan pengawasannya, kita (Bawaslu) bisa jadi sampai pada rekomendasi penundaan tahapan,” ujar Ketua Bawaslu RI Muhammad di sela-sela Sosialisasi dan Pelatihan Pengawasan Partisipatif Pilkada 2015 di Karangasem, Bali, Rabu (3/6).</p>
<p style="text-align: justify;">Muhammad mengatakan, hingga saat ini, Bawaslu masih dalam upaya mendorong agar pemerintah memberi dukungan sepenuhnya pada penyelenggaraan pilkada. Dia menutrukan, upaya itu dilakukan dengan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar pemda mematuhi radiogram Mendagri  soal fasilitasi pemda bagi penyelenggara pemilu di daerah yang menyenggalarakan pilkada.</p>
<p style="text-align: justify;">“Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kemendagri (Reydonnyzar Moenek) sudah datang ke KPU (Komisi Pemilihan Umum), hari ini rencanannya giliran ke Bawaslu,” kata Guru Besar Ilmu Politik Universitas Hasanuddin itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia berharap, pemda menunjukkan komitmennya untuk mendukung penyelenggaraan pilkada. Menurut dia, seharusnya KPU dan Bawaslu tidak perlu lagi memikirkan masalah anggaran dalam menyelenggarakan dan mengawasi pilkada. Sebab, ujar Muhammad, anggaran adalah tanggung jawab pemerintah. “KPU dan pengawas pemilu tinggal berkonsentrasi pada tahapan dan pengawasan,” sambung Muhammad.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan data pengawasan tahapan persiapan pilkada, Bawaslu menemukan, hingga Rabu (3/6) baru  93 pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang sudah menandatangani NPHD anggaran pengawasan. Artinya, masih ada 176 pemda yang belum menandatangani NPHD.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa alasan pemda belum mau menandatangani NPHD di antaranya karena, belum ada kesepakatan antara pemda dengan pengawas mengenai besar standar honor pengawas dan harga barang penunjang kinerja. Alasan lainnya, karena beberapa pemda masih berpegangan pada Peraturan Mendagri Nomor 44 Tahun 2015.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Penulis: Deytri Aritonang</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://bawaslu.go.id/id/berita/jika-pemda-persulit-dukungan-anggaran-bawaslu-bisa-rekomendasi-tunda-pilkada"><em><span style="text-decoration: underline;"><strong>sumber</strong></span></em></a></p>
</div>
</div>
</div>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://bawaslu-jambiprov.org/berita/jika-pemda-persulit-dukungan-anggaran-bawaslu-bisa-rekomendasi-tunda-pilkada.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Populerkan Diri, Calon Diminta Tak Rusak Lingkungan</title>
		<link>https://bawaslu-jambiprov.org/berita/populerkan-diri-calon-diminta-tak-rusak-lingkungan.html</link>
		<comments>https://bawaslu-jambiprov.org/berita/populerkan-diri-calon-diminta-tak-rusak-lingkungan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2015 20:10:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Haryadi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://bawaslu-jambiprov.org/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[Bontang, Badan Pengawas Pemilu &#8211; Semarak jelang pemilihan kepala daerah mulai terasa di sejumlah daerah dengan menjamurnya alat peraga dari para bakal calon kepala daerah. Pimpinan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia, Nasrullah mengingatkan agar upaya para bakal calon kepala daerah untuk mempopulerkan diri tersebut, tidak dilakukan dengan merusak lingkungan serta harus menjaga estetika kota. &#8220;Calon-calon [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" src="http://bawaslu.go.id/sites/default/files/styles/foto_berita_full/public/foto_berita/Nas_0.jpeg?itok=Bl_VfYNQ" alt="" width="720" height="410" /></p>
<div class="field field-name-body field-type-text-with-summary field-label-hidden">
<div class="field-items">
<div class="field-item even">
<p style="text-align: justify"><strong>Bontang, Badan Pengawas Pemilu</strong> &#8211; Semarak jelang pemilihan kepala daerah mulai terasa di sejumlah daerah dengan menjamurnya alat peraga dari para bakal calon kepala daerah. Pimpinan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia, Nasrullah mengingatkan agar upaya para bakal calon kepala daerah untuk mempopulerkan diri tersebut, tidak dilakukan dengan merusak lingkungan serta harus menjaga estetika kota.</p>
<p style="text-align: justify">&#8220;Calon-calon harus percaya diri. Dan tanda-tanda percaya diri itu terlihat dari cara calon memasang alat peraganya,&#8221; kata Nasrullah saat membuka acara Sosialisasi Tatap Muka Stakeholder dan Masyarakat Dalam Rangka Pengawasan dan Penanganan Pelanggaran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota Tahun 2015 di Kota Bontang, Kalimantan Timur, Rabu (4/6).</p>
<p style="text-align: justify">Hal tersebut perlu diingatkan, lanjut Nasrullah, sebab berdasarkan pengalaman pada pemilihan-pemilihan sebelumnya banyak calon yang asal dalam memasang alat peraga. Spanduk, baliho, umbul-umbul, bendera, dan alat peraga lainnya hanya disebar sebanyak mungkin dengan tujuan si calon makin dikenal masyarakat tanpa mengindahkan aturan, merusak lingkungan, dan keindahan kota. Nasrullah menegaskan, praktik tersebut jangan sampai terulang di pilkada 2015 ini.</p>
<p style="text-align: justify">&#8220;Calon yang tidak percaya diri, biasanya &#8216;minta tolong&#8217; kepada PLN dipasang di tiang listrik, &#8216;minta tolong&#8217; sama Telkom, dan ada lagi yang lebih parah, kalau dia sudah pasang di pohon. Tolonglah, kita harus bangun wawasan tentang lingkungan hidupnya, dimana pohon itu juga termasuk makhluk hidup,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify">Koordinator Divisi Sosialisasi, Humas, dan Hubungan Antar Lembaga ini mengapresiasi komitmen para bakal calon yang akan bertarung di Bontang dalam mengkampanyekan diri. Kendati spanduk maupun baliho banyak terlihat di jalan-jalan, namun Nasrullah tidak melihat ada bakal calon yang memasang alat peraga tersebut di pohon. Menurutnya hal tersebut perlu dicontoh daerah lain.</p>
<p style="text-align: justify">&#8220;Saya lihat para calon di Bontang ini percaya diri semua. Tidak ditemukan disini, calon yang minta tolong dengan PLN, Telkom, ataupun pohon,&#8221; Nasrullah menambahkan.</p>
<p style="text-align: justify">Kegiatan ini diikuti oleh seratusan orang yang berasal dari jajaran penyelenggara pemilu, aparat pemerintahan daerah, tokoh masyarakat, partai politik, kepolisian, kejaksaan, pelajar, dan mahasiswa. Acara sosialisasi tatap muka stakeholder dan masyarakat ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bontang, Adi Darma, seluruh pimpinan Bawaslu Provinsi Kaltim, Panitia Pengawas Pemilu Kota Bontang, dan Kapolres Bontang, Hendra Kurniawan.</p>
<p style="text-align: justify">Wali Kota Bontang, Adi Darma dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung penuh penyelenggaraan pilkada 9 Desember mendatang. Masalah minimnya anggaran pengawasan yang menjadi persoalan disejumlah daerah lain, menurutnya tidak terjadi di Bontang. Padahal, kata dia, kepastian Pilkada Kota Bontang akan digelar pada Desember 2015 baru diputuskan pada pertengahan Februari silam.</p>
<p style="text-align: justify">&#8220;Karena masa jabatan kepala daerah di Bontang baru berakhir 2016. Pada waktu itu (Desember 2014) ada yang katakan pilkada Bontang akan masuk ke 2018, ada pula yang katakan masuk 2015. Tetapi saya instruksikan pada tim, agar dimasukkan dulu anggaran terkait pilkada,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify">Dia menuturkan, anggaran untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah dialokasikan sebesar Rp 22 miliar, dan untuk pengamanan sebesar Rp 8 miliar. Sementara itu anggaran pengawasan Rp 4,8 miliar, penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD)-nya akan dilakukan Rabu pekan depan.</p>
<p style="text-align: justify">Selain tidak ada persoalan terkait dengan anggaran untuk KPU, Panwaslu, dan pengamanan pilkada, pihaknya juga mensinergikan dengan program-program pemerintah yang terkait dengan pemilihan seperti data penduduk. Di Bontang sendiri menurutnya, tidak akan ada manipulasi data kependudukan untuk kepentingan pemenangan kandidat.</p>
<p style="text-align: justify">&#8220;Jadi daftar penduduk potensial pemilih pemilu nantinya turun dari pusat, bukan dari kami. Dan kami selalu update laporan ke pusat yang nantinya akan diserahkan ke provinsi dan KPU Kota Bontang,&#8221; pungkasnya.</p>
<p style="text-align: justify">Penulis: Haryo Sudrajat</p>
<p style="text-align: justify"><a href="http://bawaslu.go.id/id/berita/populerkan-diri-calon-diminta-tak-rusak-lingkungan"><em><span style="text-decoration: underline"><strong>sumber</strong></span></em></a></p>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://bawaslu-jambiprov.org/berita/populerkan-diri-calon-diminta-tak-rusak-lingkungan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jelang Pilkada, Bawaslu Matangkan Pengelolaan Keuangan</title>
		<link>https://bawaslu-jambiprov.org/berita/jelang-pilkada-bawaslu-matangkan-pengelolaan-keuangan.html</link>
		<comments>https://bawaslu-jambiprov.org/berita/jelang-pilkada-bawaslu-matangkan-pengelolaan-keuangan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 May 2015 08:37:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Haryadi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://bawaslu-jambiprov.org/?p=394</guid>
		<description><![CDATA[Bogor, Badan Pengawas Pemilu- Dalam rangka meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan di lingkungan  Bawaslu, digelar kegiatan &#8216;Sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 53/PMK.02/2014 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2015, Nomor 252/PMK.05/2014 tentang Rekening Milik Negara/Lembaga/Satuan Kerja dan Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-3/PB/2014 tentang Petunjuk Teknis Pembukuan Bendahara dan Penyusunan LPJ Bendahara Tahun Anggaran 2015&#8242; selama [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone" src="http://www.bawaslu.go.id/sites/default/files/styles/foto_berita_full/public/foto_berita/IMG_1966_0.JPG?itok=nGxhOVAM" alt="" width="720" height="410" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Bogor, Badan Pengawas Pemilu-</strong> Dalam rangka meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan di lingkungan  Bawaslu, digelar kegiatan &#8216;Sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 53/PMK.02/2014 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2015, Nomor 252/PMK.05/2014 tentang Rekening Milik Negara/Lembaga/Satuan Kerja dan Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-3/PB/2014 tentang Petunjuk Teknis Pembukuan Bendahara dan Penyusunan LPJ Bendahara Tahun Anggaran 2015&#8242; selama tiga hari sejak Senin (18/5) hingga Rabu (20/5) di Grand Cempaka Resort &amp; Convention Bogor.<span id="more-394"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Acara ini dihadiri Ketua Bawaslu RI Muhammad, Pimpinan Bawaslu RI Endang Wihdatiningtyas, Sekretaris Jenderal Bawaslu RI Gunawan Suswantoro, para pimpinan Bawaslu Provinsi se-Indonesia, dan para Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi se-Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Secara resmi acara tersebut dibuka oleh Pimpinan Bawaslu RI Endang Wihdatiningtyas pada Senin (18/5) malam. Dalam sambutannya Endang mengatakan pengelolaan anggaran maupun laporan pertanggungjawaban anggaran memang sangat diperlukan. Apalagi dalam hal ini Bawaslu memiliki tugas yang tidak ringan sebagai salah satu penyelenggara Pemilu.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Anggaran di Bawaslu tiap provinsi perlu dikomunikasikan agar dapat merapikan pengelolaan keuangan di Bawaslu dalam melaksanakan setiap kegiatan khususnya dalam persiapan Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota (Pilkada) 2015,&#8221; kata Endang.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara Sekretaris Jenderal Bawaslu RI Gunawan Suswantoro menegaskan perlunya penyatuan kekuataan di lingkungan Bawaslu dalam mempersiapkan Pilkada serentak 2015. Menurut Gunawan, Pilkada serentak 2015 yang dilaksanakan di 269 daerah diibaratkan sebagai medan perang yang perlu dikuasai. &#8220;Pilkada ini ibarat medan perang yang harus kita hadapi dan kuasai. Segala persiapan harus dimatangkan, mulai dari personil hingga sarana dan prasarana. Ini juga termasuk kesiapan anggaran dalam membiayai penyelenggaraan Pilkada 9 Desember 2015 mendatang yang salah satunya meliputi pembiayaan para panitia pengawas Pemilu (Panwaslu),&#8221; jelas Gunawan.</p>
<p style="text-align: justify;">Gunawan mengharapkan Bawaslu di tiap provinsi yang ada di Indonesia mempersiapkan secara matang dalam hal penganggaran. Begitu pun dengan laporan pertanggungjawaban setelah kegiatan berlangsung.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kita sudah dianggap berhasil dalam mengawal Pileg dan Pilpres. Bahkan dari FGD (Focused Group Discussion) yang digelar Bawaslu bersama para Duta Besar negara-negara sahabat beberapa waktu lalu, para Duta Besar ini mengapresiasi tinggi kinerja Bawaslu. Kita harus tingkatkan hal ini termasuk pula dalam hal pengelolaan keuangannya,&#8221; harap Gunawan.</p>
<p style="text-align: justify;">Di hari kedua, Selasa (19/5), Ketua Bawaslu RI Muhammad, memberikan arahan kepada seluruh peserta sosialisasi untuk memahami secara rinci Peraturan Menteri Keuangan yang disosialisasikan. &#8220;Saya minta semua peserta yang hadir di sini untuk memahami betul aturan-aturan pemerintah terkait pengelolaan keuangan ini. Kalau sudah benar-benar dipahami dan dijalankan sebagaimana mestinya, insyaAllah temuan-temuan yang menyimpang tidak akan ada,&#8221; tegas Muhammad.</p>
<p style="text-align: justify;">Sosialisasi ini mendatangkan narasumber dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), Dirjen Keuangan Daerah, Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan, KPPN Jakarta VI, Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, serta Pengawas Internal dan Tata Laksana Sekretariat Jenderal Bawaslu RI.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Penulis: Pratiwi Eka Putri</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Editor  : Ahmad Ali Imron</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bawaslu.go.id/id/berita/jelang-pilkada-bawaslu-matangkan-pengelolaan-keuangan"><span style="text-decoration: underline;"><em><strong>sumber</strong></em></span></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://bawaslu-jambiprov.org/berita/jelang-pilkada-bawaslu-matangkan-pengelolaan-keuangan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

 Served from: bawaslu-jambiprov.org @ 2015-08-20 13:42:03 by W3 Total Cache -->